Menteri Keuangan Beri Modal 977 Miliar untuk Pengembangan Kawasan Industri Batang

Penandatanganan kontrak pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN), Jumat (11/3/2022) di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang. BATANGKAB

Dana sebesar 977 miliar diberikan pemerintah kepada PT. Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jumat (11/3/2022).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan dana yang diberikan ini ditujukan untuk pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang, seperti pembangunan fasilitas jalan raya, infrastruktur, menyiapkan zona pengolahan ekspor, zona logistik, dan zona industri.

Saat ini PT. KIW sendiri merupakan salah satu pemegang saham dengan porsi 30%. “PT. KIW memiliki tujuan menciptakan gambaran sebagai kawasan industri yang menjadi tujuan investasi yang kompetitif.” jelasnya.

Sri Mulyani juga menerangkan, pencairan dana PMN ini tidak mudah, harus dengan pengajuan proposal yang meyakinkan dan juga diimbangi dengan laporan keuangan yang jelas. Bagaimana dana itu dikelola dan tujuan yang akan dicapai dari dana tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Penandatanganan kontrak pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) ini dilakukan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yang terletak di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.

Pemberian modal ini dinilai akan memberikan hasil yang maksimal untuk masyarakat lokal, terutama dalam penciptaan lapangan pekerjaan. Selain itu, adanya rencana pengembangan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan industrialisasi di negara kita, karena Indonesia masih perlu meningkatkan kemampuan industri manufaktur untuk bersaing dengan negara lain.

“KITB dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang dapat memengaruhi multiplier effect di sektor ekonomi, terutama di wilayah Batang dan Jawa Tengah, sehingga bisa menarik banyak investor dari negara asing.” Ujar Menteri keuangan. Sri Mulyani juga menjanjikan pemerintah akan terus melakukan pembangunan infrastruktur di KITB agar daya tariknya semakin kompetitif.

Tak hanya PT. Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) saja yang mendapat bantuan dana, PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF) juga diberikan modal sebesar Rp2,25 triliun. Total investasi negara dalam bentuk infrastruktur yang diberikan pada KITB bernilai Rp3,8 triliun, dengan rincian Rp1 triliun diberikan langsung kepada PT. KIW dalam bentuk PMN.

Pemkab Batang Siap Sukseskan Pembangunan Ini

PMN merupakan salah satu program pemerintah untuk membangun kawasan industri secara terpadu yang pembangunannya bukan hanya BUMN saja, tetapi dari semua pihak terkait. Oleh karena itu, Sri Mulyani juga meminta Pemerintah Kabupaten Batang turut menyukseskan program ini.

“Pengembangan KITB harus melibatkan Pemkab Batang agar bisa menyerap tenaga kerja lokalnya, khususnya dari Kabupaten Batang,” terangnya. Bupati Batang, Wihaji juga sudah berjanji akan menyiapkan tenaga kerja dengan kompetensi terbaik untuk dikerahkan dalam pembangunan ini.

Wihaji juga sebelumnya telah menyampaikan keberadaan KITB nantinya bagaikan bunga yang akan dihinggapi banyak lebah dan akan menghasilkan banyak madu, sehingga ia berharap dengan adanya dukungan ini akan menjadikan KITB sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Batang.

Sumber : https://berita.batangkab.go.id/?p=1&id=8733

Add Comment